MAAF KALO MASIH MINIM INFO YA

Blognya masih dalam pembaharuan data-data. semoga makin bermanfaat nantinya.

JAYA INDONESIAKU

Indonesia adalah negara kepuluauan yang penuh keindahan terutama Pulau Balinya..

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label tempat wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tempat wisata. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

Wisata jukung di danau beratan

Wisata Jukung di Danau Beratan
(klikus) Mengunjungi Pura Ulun Danu Beratan atau Pura Ulun Danu menjadi menu wajib liburan ke Bali. Jangan lewatkan berwisata jukung di tengah Danau Beratan bersama teman atau keluarga.
Pura Ulun Danu terletak sekitar 50 kilometer di utara Denpasar atau selama 1,5 jam perjalanan. Kawasan wisata di Bedugul, Tabanan, Bali, kini ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara. Wisatawan domestik didominasi oleh tur anak-anak sekolah dengan bus-bus besar. Tak sedikit wisatawan mancanegara yang menikmati keindahan dan kesejukan kawasan wisata ini.
Berkunjung ke kawasan wisata Danau Batur bisa dinikmati melalui tiga jalur. Pertama, masuk melalui patung polisi, yang berjarak sekitar 1 kilometer sebelum patung jagung dari arah Denpasar.
Di lokasi ini, Anda bisa menikmati berbagai atraksi wisata, di antaranya parasailing atau speed boat. Parasailing di Bedugul tentu beda dengan parasailing di Pantai Tanjung Benoa, Nusa Dua. Atraksi ini sangat menarik karena Anda akan terbang di atas danau, berkeliling menyimak perbukitan yang hijau yang kadang berkabut. Melihat Pura Ulun Danu dari udara dan menikmati desiran angin Bedugul yang dingin menusuk tulang. Ada juga jet ski dan speed boat yang siap mengarungi danau dalam satu putaran.
Cara kedua, menikmati danau melalui pintu masuk di pinggir danau. Lokasinya sekitar 500 meter dari Pasar Bedugul. Pelataran parkir cukup luas bagi sepeda motor dan kendaraan roda empat pribadi.
Di sini, Anda bisa menikmati hidangan bakso yang serasa spesial, selain nikmat di lidah,  kuahnya juga mampu menghangatkan tubuh. Kawasan ini sudah mulai berbenah dan tertata lebih rapi.
Cara ketiga, masuk melalui kawasan Pura Ulun Danu Beratan atau biasa disebut Pura Ulun Danu. Kawasan ini menjadi cara yang tak boleh dilewatkan karena di lokasi inilah Anda bisa mengabadikan foto keluarga atau teman dengan latar Pura Ulun Danu di tengah danau yang tersohor itu.
Ada beragam atraksi wisata di sini, seperti wisata jukung dengan perahu kayu. Wisata jukung dengan tarif Rp 50.000 bisa memuat empat hingga lima orang selama 30 menit. Anda bisa berkeliling menyusuri danau dengan mengayuh sendiri. Di tengah danau, Anda bisa mengabadikan aktivitas keluarga di dalam perahu yang memainkan gemericik air danau dingin dan segar atau sekadar memancing dari perahu.
Selain wisata jukung, Anda yang hobi atau ingin sekadar duduk menikmati keindahan danau bisa mencoba memancing dari tepi danau. Sambil duduk di atas geladak bambu, Anda bisa mencoba peruntungan mendapatkan ikan atau sekadar bercanda tawa dengan teman atau keluarga.
"Sangat menyenangkan bisa naik jukung di Danau Beratan. Airnya tenang, sejuk. Bisa bermain air dan foto-foto dari jukung," kata Suwarno, wisatawan domestik asal Surabaya yang berlibur ke Bali bersama keluarganya.
Selain berwisata jukung, ada beberapa atraksi wisata lainnya, seperti speed boat, sepeda bebek air, dan bola air.
salam klikus...

Objek wisata unik Water Blow nusa dua


(klikus) Bali tidak hanya memiliki pantai Kuta yang menarik untuk dikunjungi,namun di daerah Badung selatan tepatnya di kawasan BTDC Nusa Dua,terdapat sebuah pantai dinamai pantai Peninsula diantara hotel-hotel berbintang lima. Lokasinya cukup mudah untuk ditemukan,hanya dengan memasuki kawasan BTDC,jika belum mengerti bisa ditanyakan dengan petugas security BTDC,yakni pintu masuk pemeriksaan. Dari kota Denpasar ditempuh kira-kira 30 menit,itupun kalau tidak macet. Di pantai Peninsula terdapat Water Blow dengan keindahan deburan ombak yang menyambar batu karang. Awalnya saya tidak tahu keberadaan Water Blow ini, saya diajak oleh seorang teman yang sedang mengalami suatu masalah. Katanya sih di tempat ini dia bisa menghilangkan segala bebannya setelah terkena deburan ombak,meski telah mengorbankan kamera dan ponsel mati seketika setelah terkena deburan ombak. Saya pun terkesima dan kaget melihat tempat yang sungguh mengasikan,tanpa ragu lagi saya langsung mengeluarkan kamera dan menunggu moment deburan ombak. Hampir saja kamera saya terkena deburan ombak.



Disamping kanan dan kiri saya terlihat pengunjung sangat menikmati deburan ombak ini disertai pemandangan batu karang. Sungguh mengasikkan sekaligus mengerikan jika kita berdiri diatas batu karang,dan bersiaplah pakaian menjadi basah terkena sapuan ombak. Namun disitulah letak kepuasan mengunjungi Water Blow seluruh badan terkena sapuan ombak yang menghantam. Menurut teman saya,jika seluruh badannya belum terkena letusan ombak,seluruh masalah dan beban belum bisa dihilangkan dari pikirannya. Water Blow juga biasa dipakai lokasi syuting film dan take pre-wedding,tapi khusus untuk yang foto pre-wedding siap-siap dikenakan charge ya.heee

Tapi,jika anda ingin melihat ombak lebih besar yang menyapu seluruh batu karang,alangkah baiknya datang tepat pada bulan purnama,dijamin seluruh badan akan basah. Kalau sudah begini,berhati-hatilah dengan ponsel dan kamera anda agar tidak menjadi korban, hehheee... semoga bisa jadi refrensi buat sobat klikus semua...

Wisata Pantai Dreamland bali

capture2
Pantai Dreamland, Kabupaten Badung, Bali
(klikus) Pantai yang mempesona di Bali tak hanya Kuta atau Sanur. Satu lagi yang mulai dilirik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara adalah Pantai Dreamland. Ya, dari namanya pantai ini memang menyajikan segala impian tentang keindahan pantai. Mulai dari hamparan pasirnya yang putih, hingga ombaknya yang bergulung-gulung besar sangat cocok untuk olahraga selancar (surfing). Tak hanya itu, pantai ini juga terletak di balik bukit, sehingga pemandangan alam sejak pertama kali menyusuri bukit ini terhampar begitu indah. Kawasan eksotis ini juga cukup dekat dengan obyek wisata religi di Bukit Pecatu, yaitu Pura Luhur Uluwatu yang telah dibangun sejak abad ke-11 Masehi.
Keberadaan `Dreamland` sebetulnya menyimpan kisah kurang sedap di balik proses pembangunannya. Pada awalnya, kawasan pantai ini merupaan daerah miskin dengan pendapatan penduduknya dari bertani di lahan yang tandus. Kawasan Selatan Pulau Bali memang dikenal sebagai daerah perbukitan kapur yang tandus. Namun pada awal tahun 1990-an, dimulailah proyek pembangunan kawasan ini oleh PT Bali Pecatu Graha (BPG). PT BPG mulai memborong 900 hektar tanah untuk disulap menjadi resor mahal dengan nama `Resor Pecatu Indah`.
Sayangnya, proses pembebasan lahan ternyata tidak berjalan mulus. Sebagian besar tanah dibebaskan dengan harga yang sangat murah, bahkan tak sedikit yang belum dibayar. Pada bulan Juni 1996, penduduk Desa Pecatu mulai menuntut haknya ke DPRD Bali, dan pada  Januari 1997 kepada anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Denpasar. Tapi tuntutan mereka tak mendapat hasil, sementara proyek BPG berjalan mulus. Kendati merasa terpaksa atas pembebasan lahan mereka, akhirnya warga Pecatu berharap proyek BPG kelak dapat menjamin masa depan mereka. Tentu tidak lagi sebagai petani miskin, melainkan menjadi bagian dalam bisnis jasa pariwisata. Itulah mengapa kawasan ini dinamai `Dreamland`, tanah impian.
ob-mei-18-dreamland-1
Pada krisis ekonomi yang berujung pada Reformasi pada tahun 1998, membuat perjalanan proyek BPG berjalan tersendat. Hingga pada akhirnya berbagai fasilitas dan sarana yang telah berhasil dibangun akhirnya dikelola oleh warga. Dengan daya tarik pantai yang tak kalah dengan Pantai Kuta, obyek wisata pantai di Desa Pecatu ini mampu menjadi salah satu ladang penghasilan bagi warganya.
Lokasi pantai Dreamland memang cukup unik. Wisatawan yang mengunjungi pantai ini akan berdecak kagum saat turun dari kendaraan dan berjalan menuju puncak tebing terjal di kawasan Desa Pecatu. Hamparan pasir putih yang membentang dilengkapi tempat duduk dengan payung-payung pantai, gulungan ombak yang cukup besar, serta para peselancar yang sedang asik menerjang ombak menjadi `menu pembuka` yang enak untuk dilihat. Tak heran jika pantai ini juga dijuluki New Kuta Dreamland, karena daya tariknya dianggap menyamai pantai paling terkenal di Pulau Bali tersebut.
ob-mei-18-dreamland-2
Dari tebing tinggi ini, wisatawan dapat menuruni anak-anak tangga menuju Pantai Dreamland. Berbeda dengan Pantai Kuta atau Sanur, kawasan Dreamland relatif lebih sepi, sehingga cukup nyaman untuk menikmati suasana alam yang ada. Anda tak usah khawatir akan dikejar-kejar pedagang cenderamata atau tukang pijat seperti di pantai-pantai lainnya di Bali. Di tepi pantai Anda dapat menyewa kursi yang dilengkapi payung pantai. Harganya sekitar Rp50.000,00 untuk setiap kursi (Mei 2009). Mungkin harga tersebut cukup mahal, namun tentu akan sebanding dengan kenikmatan berjemur sambil menikmati es kelapa muda atau menyaksikan para peselancar menjajal kemampuannya.
Di atas hamparan pasir putih, wisatawan dapat berjalan-jalan, bermain pasir, bermain voli pantai, atau mengadakan berbagai game seru bersama teman atau keluarga. Tebing-tebing karang di tepi pantai ini menyajikan pemandangan ceruk-ceruk karang yang menakjubkan. Lokasinya yang berada di bawah tebing karang juga menjadi tempat yang cukup tepat untuk menyaksikan matahari tenggeam (sunset). Pada musim hujan, tebing-tebing terjal ini akan dipenuhi oleh rumput dan semak belukar, sehingga nampak seperti hamparan padang savana.
ob-mei-18-dreamland-3
Apabila ingin berenang, Anda dapat langsung menceburkan diri ke laut. Kawasan pantai ini masih asri dengan air yang sangat jernih. Namun, wisatawan yang tidak bisa berenang disarankan untuk tidak bermain air, sebab ombak di pantai ini terkenal cukup besar sehingga dapat menyeret wisatawan ke tengah Laut. Gulungan ombak besar di Pantai Dreamland saat ini menjadi salah satu surga bagi para peselancar domestik maupun mancanegara.
Pantai Dreamland berada di ujung Selatan Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Indonesia.
Kawasan Pantai Dreamland berdekatan dengan salah satu Pura Sad Kahyangan (pura penyangga poros mata angin di Bali), yaitu Pura Luhur Uluwatu. Untuk sampai di Pantai Dreamland, dari Pantai Kuta, wisatawan dapat menuju Desa Pecatu melalui Jimbaran, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Dari Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, dapat ditempuh dengan perjalanan sekitar 20 menit. Sementara dari Bandara Ngurah Rai, Bali atau dari Kota Denpasar, dibutuhkan + 45 menit untuk sampai di Pantai Dreamland. Apabila wisatawan tidak menggunakan kendaraan pribadi, wisatawan dapat memanfaatkan jasa agen wisata atau agen perjalanan, bus pariwisata, taksi, atau persewaan mobil dan motor.
Di kawasan Pantai Dreamland terdapat kafe serta pedagang makanan dan minuman ringan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Bagi wisatawan yang tidak membawa pakaian renang, bisa membeli pakaian renang yang dijual di sekitar pantai. Di Pantai ini juga telah tersedia fasilitas kamar mandi atau kamar bilas, dengan harga sewa Rp5.000,00 untuk buang air kecil dan Rp10.000,00 untuk buang air besar (Mei 2009).
Jika ingin menginap, terdapat puluhan resor atau vila dengan harga yang cukup bervariasi. Beberapa resor bahkan dibangun di atas tebing sehingga wisatawan yang menginap dapat menikmati keindahan Pantai Dreamland dari atas tebing. Vila-vila dengan tarif yang cukup mahal (sekitar 262-850 USD per hari) menyediakan kolam renang privat untuk wisatawan yang menginap di vila tersebut.
salam klikus...

Objek wisata nusa lembongan



(klikus) Nusa Lembongan adalah pulau terluar dari wilayah Bali, yang merupakan salah satu objek wisata di Bali, yang menjadi tujuan liburan wisatawan domestik maupun mancanegara. Keindahan Pantai di Nusa lembongan dan biota bawah lautnnya begitu menakjubkan. Dengan bentangan pantai berpasir putih, air laut yang jernih dan keindahan terumbu karang beserta biota laut yang ada didalamnya sangat cocok sekali untuk wisata diving, snorkeling begitu juga untuk selancar/ surfing.
Objek wisata pantai Pulau Nusa LembonganTentunya liburan ke Nusa Lembongan salah satu pilihan wisata di Bali, yang ditonjolkan di sini objek wisata pantai, diving, snorkeling. Ataupun wisatwan bisa sekedar jalan-jalan di tepi pantai, melihat perkampungan dengan pembudidayaan rumput laut, mengunjungi Gala-Gala yaitu rumah bawah tanah (Underground House), goa sarang burung walet Batu Melawang, art shop center Buanyaran, rawa-rawa Pegadungan, tempat romantis Kolong Pandan Sunset Park, dan ada banyak pilihan hotel tempat menginap di sini, sehingga menambah lengkap pilihan Liburan di Bali.
Objek wisata pantai Pulau Nusa Lembongan
Pulau Nusa Lembongan terletak di tiga deretan pulau terluar Bali, yaitu Pulau Nusa Penida, Ceningan dan Nusa Lembongan. Objek wisata di Bali ini termasuk wilayah administrative Kabupaten Kelungkung. Untuk mencapai ke tiga pulau ini hanya melalui jalur darat, salah satunya bisa dari pelabuhan benoa dengan Bali Hai Cruise atau dari pantai sanur hanya 30 menit dengan fast boat Scoot Cruise. Luas Pulau Nusa Lembongan; panjang 4,6km dan lebar 1 -1.5km. Karena merupakan pulau kecil, anda bisa menjelajahi ataupun tour di tempat ini dengan sepeda motor.

semoga bisa jadi refrensi buat sahabat klikus...

Pantai indah yang belum terjamah, pasih uug nusa penida

Pasih Uug Nusa Penida
(klikus) sahabat klikus, kalau ngomongin pantai pasti banyak banget referensi yang di dapet dan  pasti menemukan pantai indah misal Sanur, Kuta, dan pantai-pantai yang sudah terkenal dan tidak asing ditelinga para penggila travelling. Namun, sudahkah klikus tahu pantai satu ini, Pantai Pasih Uug? Yup pantai Pasih Uug ini berada di Nusa Penida. Nusa Penida sendiri sudah terkenal sebagai obyek wisata selam sehingga banyak penyelam mancanegara mengunjunginya. Selain menawarkan wisata laut, Nusa Penida juga mempunyai beberapa tempat yang sangat indah dikunjungi, di antaranya Pantai Penida, Pura Batumedawu, Pura Goa Giri Putri, Pura Dalem Ped, Puncak Mundi, dan beberapa sumber mata air di sebelah selatan Nusa Penida yang menawarkan pemandangan laut dengan tebing yang berketinggian antara 50–200 meter. Salah satu pantai tebing tersebut adalah Pantai Pasih Uug. Pasih Uug terlihat seperti Uluwatu, dengan tebing tinggi yang mengarah langsung ke laut lepas. Bedanya, Pasih Uug jauh lebih tenang.
Pasih Uug Di Pulau Nusa Penida Bali
Tidak seperti di Uluwatu, di Pasih Uug tidak terdapat pura, dan kera-kera yang hidup di sekitarnya. Pasih Uug jauh lebih tenang dan nyaman karena letaknya yang jauh dari pemukiman penduduk, jadi bisa dikatakan masih alami alias peraone :mrgreen:
Pasih Uug juga disebut “Pantai yang Patah”, karena di pantai ini terdapat tebing dalam yang mengelilingi laut dan membuatnya seperti sebuah kolam raksasa. Lautnya bening, bila beruntung brosis sekalian dapat melihat ikan pari atau penyu berenang di lautnya.
Untuk mencapai Pantai Pasih Uug, ada beberapa alternatif yang dapat Anda pilih. Dari Pantai Sanur, brosis bisa naik speedboat selama 30-45 menit. Atau bisa juga naik ferry dari Padang Bay, dan menyewa speedboat dari Tanjung Benoa. Namun, dengan alternatif tersebut, Anda baru mencapai Nusa Penida. Dari Nusa Penida, brosis bisa menuju Pasih Uug dengan mobil atau motor sewaan selama satu jam. Jangan khawatir, di pelabuhan Nusa Penida sudah banyak motor dan mobil carteran yang menunggu untuk disewa. Nah gimana klikus?? berminat liburan ke Pasih Uug?? kalaupun tidak sekarang paling tidak bisa dijadikan referensi untuk destinasi wisata selanjutnya bila sedang travelling di Pulau Dewata.

salam klikus....

Kuta Beach bali


(klikus)Kuta Beach is more than just a beach, it is an experience for all the senses.
Rain or shine, night or day, what hits you first about Kuta Beach is the noise of the sea.  It is powerful, loud, dominating. The intensity varies with the time of day, wind, tide and weather, but it is never quiet, always present.
Next you feel the warm wind, often strong, sometimes on shore, sometimes offshore, always there. With the wind providing some cooling, it is easy to underestimate the rays of the sun.  Ignore them at your peril. Underfoot, the warm sea and sand are pleasant in the sea itself or the wet sand close by.  Further away from the sea bare feet will burn rapidly especially on manmade surfaces. Have your footwear ready.  Whilst walking you can smell and feel the sea air. It smells of fish, not always the most pleasant of smells.  You get used to it.

What you see as you walk along the beach is a long and wide expanse of sand, if you are lucky a clear blue sky and bright sunlight.  This is what you see on the postcards and what caused Kuta to be so developed in the first place.  It is a big, sandy beach.  It is not the most beautiful beach in the world.  In March 2010 there were many small dead fish had been thrown up on the beach.  There are various theories to explain these but common sense says that they should not be there if all was well. The beach appeared quite well kept and relatively clean. Apparently much work has gone into this recently.
 Kuta Beach also appears to be home to many locals, the numbers are hard to estimate but surely run into the thousands along its whole length. It is easy to explain why when you realise that Bali attracts over 2 million visitors every year in an island with a population of just over 3 million. Unemployment is not especially high (around 3% - a number that would be the envy of many Western economies).  Yet the jobs that exist are low paid and workers need to travel for an hour on their motorbikes and scooters to their villages or accommodation they can afford. Surely much more attractive to live on or near the beach itself and serve the needs of the visitors during the day?
In March 2010 the following were on offer, in no particular order: massages, manicures, pedicures, dresses, skirts, pearls, shells, pineapples,other fruits, ice cream, water, sun beds, boat trips, fishing trips, surfing,sunglasses, hats, scarves, beads.
 If you are interested, bargain patiently and hard.  If not, ignore the sales efforts and walk away.  There is no need or place for aggression.  The Balinese are some of the most gentle and welcoming in the world,  that is part of the charm.
 Kuta Beach is sometimes listed among the world’s best topless beaches and occasionally it is mentioned as a nude beach which it most certainly is not.  It is a very relaxed place and there are a few topless sunbathers but to nothing like the extent seen in Europe nor say Miami ’s South Beach .  Thong watchers will be disappointed too, very few in evidence.  Not to say that they go unnoticed, one lady walking the length of the beach several times in her Wicked Weasel 457s to appreciative comments from men and women.   Despite the persistent selling, nearer the sea you are left pretty much alone.  The beach is also remarkably free from the excesses of behaviour, loud music, drunkenness and the like that are to be found in many other parts of the world.
The landscape of the beach changes as you move along it.  From south to north, starting at Tuban Beach nearest to the airport, this section is bordered by large hotels, mostly quite new, and all very low rise so not unpleasant to look at.  Some of these have good restaurants and are worth exploring.  The path along the beach from Tuban to Discovery Mall is modern and block-paved.
Outside Discovery Mall, on the stretch of beach by Oceans 27 restaurant, many events take place at night. On one occasion, an outside disco that rivaled anything in a nightclub.  Of course it rained but no-oneseemed to mind and thankfully the electrics and sound held out.  Another day, a local bank celebrated its 30th anniversary, with dancing (to which all onlookers were invited) before they released lanterns into the sky, that took off with huge flames and became twinkling stars before vanishing from sight.  Yet another day, a wedding complete with firedancers.  And later, during the day, a vintage car show.
Towards Kuta itself, the beach widens and the path is no longer man-made.  There are no hotels bordering the beach at this point, but lots of shade and this is where the local vendors ply their wares.  You will see groups of people, often a blend of tourists and locals, enjoying massages,manicures, hair braiding and all the services on offer.  Just off this section is the centre of Kuta, Kuta Square , the entrance to Poppies 1, and if you insist, MacDonalds and Hard Rock.
Further north and the beach blends from Kuta to Legian and then on to Seminyak.  Take a look on Google Maps.  It is about 6 km (4 miles) long in total.
Kuta Beach is not just a beach; it is part of the experience of Bali.  You may not love all of it, but you cannot fail to be moved by it.  And not all beaches can do that.

Kuta bali



(klikus) Kuta, merupakan nama yang tidak asing lagi dalam dunia pariwisata Bali. Siapa yang tak kenal dengan keindahan Pantai Kuta Bali? Pantai ini setiap hari selalu ramai dikunjungi wisatawan luar dan dalam negeri untuk menikmati deburan ombaknya yang terkenal. Mereka juga menikmati pancaran sinar sang surya dengan pesonanya di senja hari tatkala pulang keperaduannya di ufuk barat.

Pantai Kuta adalah salah satu pantai favorit yang pertama dicari oleh para wisatawan. Pohon kelapa akan terlihat disepanjang pasir pantai sejauh mata bisa mememandang ke arah utara yang dihentikan oleh landasan pacu bandara Ngurah Rai jauh di barat. Selain itu Kuta menjadi tempat matahari terbenam nomor satu di Bali, dengan pemandangan matahari terbenamnya yang spektakuler setiap harinya.

Pada malam hari, Kuta hidup dengan kehidupan malamnya. Pengaruh barat membuat banyak muncul diskotek, klub dansa, dan pub. Terdapat banyak restoran, melayani makanan Indonesia, dan berbagai jenis makanan internasional lainnya. Seolah-olah ini tidak cukup, terdapat pula berbagai pertunjukan tari Bali yang dipentaskan di Kuta setiap malam. Salah satu pertunjukan Tari Kecak terbaik dapat ditemukan di Kuta.
Sejarah Pantai Kuta 
Dahulu, tempat ini merupakan perkampungan nelayan Bali, namun seiring dengan dengan berjalannya waktu, tempat ini menjadi kawasan wisata yang terkenal di Bali. Boleh dikatakan, saat ini Kuta merupakan tempat berkumpulnya wisatawan dari seluruh dunia, karena hampir seluruh wisatawan yang mengunjungi Pulau Bali, pasti tidak lupa pula singgah ke Kuta.  
Dalam sejarahnya hampir seluruh pantai di Bali dulunya adalah tempat pendaratan penyu. Seiring dengan perjalanan sang waktu, kini hanya tertinggal beberapa tempat saja yang dikunjungi penyu untuk bertelur, dan salah satunya adalah Pantai Kuta. Kini Pantai Kuta bukan hanya ramai dikunjungi wisatawan namun juga ramai dikunjungi penyu untuk bertelur. Hal ini sangat mengejutkan dengan melihat kondisi Pantai Kuta yang kini telah sesak dengan banyaknya bangunan hotel. Penyu yang mendarat di Pantai Kuta adalah jenis penyu lekang (Lepidochelys olivacea). 

Objek Wisata Pantai Kuta Bali ini merupakan objek wisata yang komplit, penggabungan antara wisata sejarah dan Wisata pantai menjadikan objek wisata Pantai Kuta ini termasuk salah satu objek wisata di yang menjadi andalan di Provinsi Bali.

salam klikus...

Tanah lot bali (objek wisata)

 
(klikus) Objek Wisata Tanah Lot Bali merupakan objek wisata alam yang sangat digemari para turis lokal maupun mancanegara, banyak sekali pengunjung yang datang ke Bali mengatakan datang ke Bali harus ke Tanah Lot, kalau belum ke Tanah Lot belum pernah ke Bali begitu orang memuji objek wisata yang terletak di desa Beraban, kecamatan Kediri, kabupaten Tabanan. Ada dua buah Pura yang berada di Pantai Tanah Lot, yaitu Pura yang berada di atas bongkahan batu dan sebuah Pura yang berada di atas tebing yang menjorok ke laut.


Objek Wisata Tanah Lot Tabanan Bali


Pura Tanah Lot merupakan Pura tempat pemujaan Dewa-dewa penjaga laut, Pura ini terletak di tengah laut, apabila air pasang. Pada saat air pasang Pura terlihat jelas berada di tengah laut, untuk umat Hindu yang bersembahyang ke Pura Tanah Lot harus saat air laut surut, barulah umat bisa menyebrang ke Pura Tanah Lot.

Berdasarkan legenda, pura ini dibangun oleh seorang Brahmana yang datang dari Jawa yaitu Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran Hindu dan membangun Sad Kahyangan. Oleh karena ajaran Danghyang Nirartha, membuat pengikut penguasa Tanah Lot pada masa itu beralih meninggalkan penguasa Tanah Lot dan mengikuti Danghyang Nirartha, maka Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot.

Danghyang Nirartha menyanggupi permintaan Bendesa Beraben, namun sebelum meninggalkan Tanah Lot, Danghyang Nirartha dengan segala kekuatannya memindahkan bongkahan batu ke tengah pantai dan membangun sebuah Pura di sana. Ia juga mengubah selendang yang dipakai menjadi seekor ular laut sebagai penjaga Pura. Ular dimaksud masih ada hingga saat ini, dan bisa dikunjungi ketika air surut dan melihat secara langsung keberadaan ular tersebut. Ular ini berukuran kecil namun terkenal dengan racunnya yang mematikan, berwarna hitam berbelang kuning dan berekor pipih seperti ikan dan dikatakan racunya 3 kali lebih mematikan dibandingkan dengan ular cobra.

Tanah Lot tidak hanya merupakan objek wisata Pantai dan Pura tetapi juga merupakan obejk wisata untuk matahari terbenam (Sunset), sehingga para turis lebih memilih untuk berkunjung ke Tanah Lot pada sore hari menjelang Sunset.

Objek Wisata Tanah Lot Tabanan Bali


Untuk menuju ke Pura Tanah Lot, mulai dari tempat parkir kendaraan hingga ke Pura Tanah Lot membutuhkan waktu kurang lebih 5 menit dengan jarak sekitar 200 meter. Selama perjalanan dari parkir ke Pura Tanah Lot tersaji berbagai souvenir khas Bali dengan harga yang cukup murah, begitu juga untuk memenuhi dahaga para turis dipinggir jalan juga disajikan berbagai makanan dan minuman yang menyegarkan serta menjadi tempat beristirahat sejenak sebelum atau seduah mengunjungi Pura Tanah Lot.

Gelombang besar di Tanah Lot merupakan daya tarik tersendiri yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang berpotret berlatar belakang ombak pantai, seperti ada dalam video di atas. Bagi para turis dari daerah Kuta dan Denpasar, untuk mencapai Objek Wisata Tanah Lot, dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dengan jarak sekitar 25 KM dari kota Denpasar.

Kamis, 11 April 2013

kebun mewah, indah dan unik

(klikus) Dubai Miracle Garden adalah taman bunga terbesar di dunia, berlokasi di Dubailand. Tanah seluas 72.000 meter persegi ditumbuhi 45 juta jenis bunga warna-warni dari seluruh dunia. Bunga-bunga ini tak hanya menghampar indah, tapi juga dibentuk macam-macam seperti hati, bintang, igloo (rumah khas masyarakat kutub), piramida, dan lain-lain.
Dubai Miracle Garden dibuka pada 14 Februari 2013 lalu. Nama perusahaan pengembang taman bunga ini adalah Akar. Mereka bilang, bukannya tak mungkin mengembangkan sebuah oasis di tengah gurun pasir, melalui penggunaan air limbah dan irigasi.
Tak hanya indah, display bunga di Dubai Miracle Garden akan terus berganti tiap musimnya. Wisatawan bisa mendapatkan pengalaman baru di di tiap musim. Kalau di Eropa sana bunga-bunga mati akibat musim dingin, justru di Dubai, puncak musim dingin adalah waktunya bunga tumbuh subur. Sebaliknya, Dubai Miracle Garden akan tutup pada puncak musim panas.
Meski telah dibuka untuk umum, daya tarik taman masih belum lengkap karena beberapa outlet masih belum dibuka. Beberapa outlet belanja, restoran dan pembibitan tanaman masih dalam tahap pengembangan kedua, yang akan digarap pertengahan tahun ini.
Masih ada rencana pembukaan toko dan restoran di komplek taman bunga ini. Walau begitu, Dubai Miracle Garden sudah menerima kunjungan wisatawan. 
Setelah dibuka tengah bulan Februari, taman bunga ini akan tutup pada akhir Mei dan dibuka kembali bulan Oktober. Karena selama musim panas suhu di tempat ini rata-rata mencapai 40 Celcius dari bulan Juni sampai September. Kondisi ini tentu tidak begitu bersahabat untuk tanaman bunga.
Dubai Miracle Garden buka setiap hari, 09:00-09:00, dari bulan Oktober hingga akhir Mei. Tiket masuk dijual seharga 20 AED (sekitar Rp 52.774) per orang, anak di bawah tiga tahun gratis. Buka pukul 10.00-22.00 waktu setempat pada hari kerja, serta pukul 10.00-24.00 waktu setempat pada akhir pekan dan hari libur.
 
salam klikus...

Rabu, 10 April 2013

10 Teras Pertanian Paling Menakjubkan di Dunia

Lahan pertanian dengan membentuk teras-teras dapat ditemukan di berbagai budaya di seluruh dunia. Dengan teras-teras ini, wilayah pegunungan dengan yang kontur yang berbukit-bukit pun dapat dipakai sebagai lahan pertanian yang subur. Karena, terasering dapat mencegah terjadinya erosi, selain itu air untuk irigasi pun dapat dihemat. Tidak hanya itu, sawah yang betingkat-tingkat ini juga dapat menyajikan beberapa pemandangan paling spektakuler di dunia.

1. Terasering di Bali


Sawah berteras-teras dapat ditemukan hampir di seluruh pulau Bali. Masyarakat Bali bergantung pada metode pertanian ini selama hampir 2000 tahun. Di tengah-tengah pulau Bali, tepatnya di sebelah utara desa Tegallalang di Ubud, terdapat serangkaian sawah teras yang menjadi favorit bagi para wisatawan dan para fotografer. Sawah bertingkat seperti ini juga dapat ditemukan di Sayan, Jatiluwih, Pupuan dan Tabanan. Di Bali, sawah berteras seperti ini dikerjakan sesuai dengan tatanan sosial yang terorganisir dengan baik, yang disebut subak. Subak mengelola dan mendistribusikan sumber air irigasi dengan jadwal yang ketat, sehingga seluruh sawah ini dapat terairi dengan baik.

2. Teras Sawah Banaue


Teras sawah ini terletak di pusat pegunungan Cordillera di Filipina dan berada di ketinggian 1525 meter. Teras yang bertingkat-tingkat ini dibuat dengan tangan tanpa alat-alat modern oleh orang-orang suku Ifugao dan telah memproduksi beras selama hampir 2.000 tahun. Terasnya sendiri begitu banyak, curam, dan padat, sehingga jika sawah ini diukur dari ujung ke ujung, maka akan sama dengan panjang dari setengah keliling dunia. Sayangnya, akhir-akhir ini, sawah ini mulai ditinggalkan, karena semakin banyak orang suku Ifugao yang bermigrasi ke kota-kota.

3. Teras Sawah Sa Pa


Sa Pa adalah sebuah kota yang terletak di barat laut Vietnam dekat perbatasan dengan China. Sawah yang berteras-teras, adalah salah satu daya tarik wisata yang paling populer di Vietnam, dan dapat ditemukan di lembah Muong Hoa antara kota Sa Pa dan Gunung Fansipan. Suku di daerah setempat, Hmong, Giay, Dao, Tay, dan Giay, menanam padi dan jagung bersama dengan sayuran pada sawah teras ini.

4. Teras Sawah Longji


Teras sawah di Longji yang berarti "tulang punggung naga" ini dibangun lebih dari 500 tahun yang lalu selama pemerintahan Dinasti Ming. Teras sawah ini dapat ditemukan di Longsheng sekitar dua jam perjalanan dari Guilin. Teras sawah di Longsheng ini dibuat karena lahan pertanian yang terbatas dan kurangnya pasokan air.

5. Teras Sawah Hani


Teras sawah Hani terletak di bawah desa-desa di sisi pegunungan Ailao di Yuanyang, dan telah dibudidayakan selama lebih dari 1.000 tahun. Dibuat dengan tangan oleh orang-orang Hani, sawah ini telah merubah sebuah bukit tandus menjadi surga sub-tropis yang rimbun. Teras ini menghasilkan padi dan ikan yang cukup untuk ratusan ribu orang. Air untuk irigasinya sendiri berasal dari hutan hujan di puncak bukit. Sawah yang tergenang pada bulan Desember hingga Maret ini, menyajikan pemandangan yang spektakuler bagi para wisatawan.

6. Lembah Douro


Lembah Douro terletak di utara Portugal, agak jauh dari kota Porto. Bukit-bukit di lembah ini ditutupi dengan kebun berteras-teras yang ditanami dengan anggur. Pemandangan di lembah ini secara spektakuler akan berubah sepanjang tahun seiring tanaman yang mulai matang. Pada musim gugur tanaman berwarna kemerahan dan keemasan, sedangkan pada bulan Februari sampai Maret almond yang mekar memberikan warna pink keputihan ke wilayah tersebut.

7. Salinas de Maras


Salineras de Maras telah digunakan selama berabad-abad, dan merupakan tambang garam langsung dari mata air alami yang mengandung garam dalam konsentrasi tinggi. Teras-teras ini berjumlah sekitar 3.000. Ketika air diuapkan oleh matahari, lapisan garam yang tebal akan tertinggal. Garam ini kemudian dipotong menjadi lempengan besar dan diangkut ke pasar. Seperti di beberapa sawah di Asia, teras garam ini diwariskan dari generasi ke generasi, dan telah digunakan selama berabad-abad.

8. Moray


Moray adalah semacam laboratorium pertanian peninggalan Inca di Peru yang digunakan untuk membudidayakan varietas tanaman unggulan. Moray berisi beberapa teras melingkar, yang dapat digunakan untuk mempelajari efek dari kondisi iklim yang berbeda pada tanaman. Karena, teras yang lebih rendah juga memiliki suhu yang lebih rendah. Teras paling bawah adalah sekitar 150 meter dalamnya dengan perbedaan suhu hingga 15 ° C antara bagian paling atas.

9. Pisac


Teras Pisacdibangun oleh suku Inca, yang masih digunakan saat ini untuk membudidayakan 16 jenis tanaman yang berbeda. Pisac adalah kata Quechua, yang berarti "ayam hutan". Tradisi Inca adalah membangun kota dalam berbagai bentuk burung dan hewan, salah satunya, adalah Pisac yang berbentuk ayam hutan.

10. Ollantaytambo


Lembah-lembah di sepanjang Ollantaytambo ditutupi oleh serangkaian teras pertanian yang dimulai di bagian bawah lembah dan sampai atas bukit-bukit di sekitarnya. Teras ini membuat lahan yang tadinya tidak dapat digunakan untuk pertanian menjadi lumbung pangan bagi masyarakat di sekitarnya.
 
salam klikus...

Pantai Labuan Sait (labuan sait beach)

 
(klikus) Pantai Labuan Sait terletak di Desa Pecatu ,Kuta Selatan Kabupaten Badung Bali, Pantai Labuhan Sait merupakan objek wisata pantai  yang memiliki panorama alam yang indah untuk tempat rekreasi. Jarak Pantai Labuan Sait ini sekitar 32 km dari Denpasar  atau  sekitar 15 kilometer dari pantai Kuta, dengan jarak tempuh sekitar satu jam perjalanan  dari Bandara Ngurah Rai Bali.Pantai Labuan Sait dapat dicapai  dari dua arah,yaitu dari utara melewati kawasan luar Pura Uluwatu  atau dari arah barat melewati Kantor Kepala Desa Pecatu.
Pantai Labuan Sait  terletak di bawah perbukitan karang perpaduan antara suasana pantai dengan perbukitan dengan tebing-tebingnya serta pasir putih . Pantai Labuan Sait menghadap ke Samudra Indonesia, dengan batu karang yang menjulang tinggi  membuat pantai Labuan sait ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang sering di kunjungi wisatawan. Pantai  Labuan Sait terletak di antara dua bukit tebing. Sebuah jembatan panjang menghubungkan kedua bukit. Mereka yang melewati jembatan bisa berhenti sejenak, mengarahkan pandangan ke laut lepas Samudra Indonesia .

Pantai Labuan Sait  berpasir putih  bersih sangat cocok untuk tempat rekreasi keluarga ,ber santai atau mandi  juga sangat cocok  untuk berselancar. Pantai Labuan Sait ini sering digunakan untuk upacara Melasti atau penyucian perlengkapan upacara keagamaan, konon dulunya  pantai Labuan sait ini merupakan pelabuhan niaga dan kapal perang di bali selatan .sekarang  pantai ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang sering di kunjungi baik wisatawan lokal maupun manca negara.
Pantai Labuan Sait berada di balik batu karang, untuk mencapai pantai Labuan Sait ini pengunjung harus melewati terowongan batu karang kurang lebih 8 meter, karena memang pantai ini memang terletak di balik batu karang. Sebuah jembatan panjang menghubungkan kedua bukit. Mereka yang melewati jembatan bisa berhenti untuk melihat panorama pemandangan  ke laut lepas Samudra Indonesia .
Pantai Labuan sait sudah dilengkapi dengan fasilitas warung makan dan restaurant. Selain itu di Pantai Labuan sait ini disediakan tempat penyewaan  jukung oleh para nelayan setempat untuk melihat keindahan alam yang masih alami di semenanjung bukit bagian selatan. Pantai Labuan Sait ini dapat dijadikan  pilihan tujuan wisata anda bila ke Bali.
salam klikus...

Selasa, 09 April 2013

pantai perawan (virgin beach)

 
 
(klikus) ini baru nama na pantai unik, dari namanya aja udah keliatan,, lebih jelasnya yukk baca lebih jelas lagi.
Pantai Virgin  berada di Desa Prasi, termasuk wilayah Kabupaten Karangasem, Bali. 75 km jika ditempuh dari Kota Denpasar atau kira-kira sekitar 2 jam. Pantai Virgin  mungkin anda mengira pantai ini berada di luar negeri. Padahal pantai Virgin ini berada di pulau Bali. Pantai ini memang belum terkenal seperti Pantai Kuta, Sanur ataupun Nusa Dua, karena letaknya yang tersembunyi di bagian timur Pulau Bali,  membuat pantai virgin kurang populer di kalangan para turis. Pantai virgin berada diantara dua bukit yaitu Bukit Apen dan Bukit Penggiang  dan memiliki pasir putih dengan panorama alam yang indah maka orang sering juga menyebutnya dengan pantai pasir putih.

Pantai  Virgin ini memiliki banyak nama, selain dari Pantai Pasir Putih, Pantai Bias Putih, Pantai Perasi. Pantai Bias Putih diberikan sesuai dengan nama perusahaan yang akan membangun lapangan golf beserta fasilitas pendukung seperti hotel berbintang lima, kolam renang, dan shopping arcade seluas 124 hektar di kawasan pantai ini, yaitu PT. Sanggraha Bias Putih dan PT Bali Bias Putih.
Sedangkan nama Pantai Perasi diberikan karena lokasi pantai ini berada di Desa Perasi, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Bali. Dibandingkan dengan nama-nama yang lain, nama Pantai Virgin paling populer di kalangan turis asing. Mungkin nama itu sangat tepat menggambarkan keadaan pantai ini yang benar-benar masih perawan. Suasana yang tenang, ombak yang tidak terlalu besar, airnya yang bening  sehingga membuat siapapun yang datang kesini akan betah berlama-lama dan aman untuk berenang ataupun snorkeling  di pantai  virgin ini.   
Masyarakat sekitar pantai virgin sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan, hal ini terlihat jelas dari perahu jukung disekitar lokasi pantai, saat ini fasilitas yang terdapat di Pantai Pasir Putih antara lain: warung makanan dan minuman, kafe, hotel dan area parkir luas. Pantai  virgin ini dapat dicapai setelah perjalanan kira – kira ada 100 meter dari jalan raya (jalan beraspal), untuk  menempuh medan yang cukup sulit, akses masuk ke pantai ini.
Sangat pas pantai ini dinamakan Pantai Virgin karena memang suasananya masih sepi, aman, nyaman, dan belum banyak tersentuh manusia. Suasananya masih alami dengan ombaknya yang tergolong sedang dan air laut yang bening
salam klikus....

pantai sanur ( sanur beach)


 


(klikus) Pantai Sanur terletak sekitar 6 km dari pusat Kota Denpasar adalah sebuah tempat wisata pantai terkenal di pulau Bali. Konon  kata sanur berasal dari  kata "Saha" dan "Nuhur" merupakan akar dari kata "Sanur" yang kini menjadi nama kawasan pantai di sisi timur kota Denpasar itu.


Pantai Sanur juga dikenal sebagai pantai matahari terbit sebagai lawan dari Pantai Kuta  yaitu pantai sunset / matahari terbenam.
Karena lokasinya terletak di sebelah timur pulau Bali, maka pantai sanur menjadi lokasi yang tepat untuk menikmati sunrise atau matahari terbit dimana panorama pantai Sanur sebelah Selatan lebih indah dilihat pada pagi hari.


Pantai Sanur cocok untuk berselancar ,dimana ombak pantai Sanur sudah termasyhur di antara para peselancar mancanegara Di pantai Sanur kita bisa menemukan pantai berpasir hitam, dan putih. Hotel berbintang tertinggi di Bali yang merupakan hasil pampasan perang yaitu Bali Beach, dimana menjadi satu-satunya hotel bertingkat 11 di Bali.

Di kalangan Pariwisata, pantai Sanur pertama kali diperkenalkan oleh pelukis Belgia bernama A.J.Le Mayeur bersama istrinya Ni Polok yang menetap di sana sejak tahun 1937 dimana museum seni nya juga terdapat disini.

Pantai sanur juga terkenal sebagai tempat dimana Belanda mendaratkan tentaranya di sana. Dalam sejarah Bali Kuno pantai Sanur juga terkenal, dimana ada Prasasti Raja Kasari Warmadewa yang berkeraton di Singhadwala tahun 917, dimana sekarang terdapat di Blanjong Bagian Selatan Pantai Sanur.
salam klikus...
klikus...